5 Fakta Unik dan Menarik Seputar Hujan Meteor Perseid

5 Fakta Unik dan Menarik Seputar Hujan Meteor Perseid

Amongguru.com. Peristiwa alam yang menarik kembali terjadi pada bulan Agustus 2019 ini. Hujan meteor Perseid menghiasi langit Indonesia yang sudah dimulai sejak 17 Juli kemarin hingga tanggal 24 Agustus 2019 mendatang.

Anda akan dapat melihat sekitar 10 sampai 15 meteor tiap jam. Apabila diamati dengan radar meteor, maka hujan meteor Perseid tersebut akan berjumlah hingga ratusan.

Puncak dari hujan meteor Perseid adalah pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2019, dimana akan turun sekitar 90 meteor dalam satu jamnya.

Fenomena alam ini menjadi menarik karena hujan meteor Perseid merupakan hujan meteor favorit sepanjang tahun 2019 ini.

Meteor adalah salah satu dari anggota sistem tata surya. Meteor merupakan pecahan benda langit (komet, asteroid, atau benda langit lainnya) yang masuk ke dalam atmosfer bumi dan menyebabkan terjadinya gesekan antara permukaan meteor dengan udara dalam kecepatan tinggi.

Proses tersebut akan menimbulkan sebuah fenomena pijaran api dan cahaya dari kejauhan yang biasa disebut dengan bintang jatuh.

Hujan meteor yang menghiasi langit bumi menjadi fenomena alam tersendiri, sehingga sering diabadikan karena merupakan kesempatan yang langka.

Salah satu fenomena alam yang menarik untuk dilihat dan diabadikan adalah munculnya hujan meteor Perseid.

Berikut ini adalah 5 fakta unik dan menarik seputar hujan meteor Perseid.

1. Nama Perseid diambil dari Bahasa Yunani

Asal kata “Perseid” adalah dari bahasa Yunani, yaitu Perseidai yang artinya anak-anak Pahlawan Perseus. Titik radian meteor Perseid berasal dari arah rasi bintang Perseus.

2. Berasal dari serpihan debu ekor komet Swift-Tuttle

Meteor Perseid berasal dari serpihan debu ekor komet Swift – Tuttle yang masuk ke atmosfer Bumi.

Jejak ionisasi meteor Perseid dapat dideteksi pada atmosfer Bumi di ketinggian 70 hingga 110 km. Jejak ionisasi tersebut berasal dari debu komet yang terbakar, sehingga tampak seperti bintang jatuh.

3. Selalu berjumlah banyak setiap kemunculannya

Jika dibandingkan dengan jenis hujan meteor lainnya, maka hujan meteor Perseid selalu muncul dalam jumlah lebih banyak.

Meteor Perseid dalam turun ke Bumi dalam jumlah puluhan hingga ratusan pada tiap jamnya jika kondisi cuaca sempurna.

4. Memiliki karakter hujan meteor kuat

Sumber hujan meteor Perseid berbeda dengan hujan meteor lainnya. Pada umumnya, hujan meteor periodik berasal dari remah-remah atau debu komet.

Akan tetapi, hanya meteor Perseid yang memiliki karakter hujan meteor kuat dengan periode muncul yang cukup panjang.

5. Berpotensi Memproduksi Fireball

Keunikan lainnya dari hujan meteor Perseid adalah memiliki potensi untuk terbentuknya meteor terang atau disebut fireball. Fireball akan terbentuk pada saat puncak hujan meteor.

Tinggalkan Balasan