10 Tradisi Unik Selama Bulan Puasa di Berbagai Negara

Amongguru.com. 10 Tradisi Unik Selama Bulan Puasa di Berbagai Negara.

Puasa Ramadhan tidak lengkap rasanya jika tidak dihiasi dengan tradisi-tradisi unik yang menyertainya. Tidak hanya Indonesia yang mempunyai tradisi unik di bulan Ramadhan, ternyata beberapa negara lain juga memiliki tradisi yang menjadi ciri khas negara tersebut selama bulan Ramadhan.

Berikut ini adalah 10 tradisi unik selama bulan puasa di berbagai negara yang dihimpun dari berbagai sumber.

1. India

Di India ada tradisi unik menyambut Ramadhan yang disebut dengan Ramazan. Menjelang bulan puasa, pria muslim India akan menghiasi mata mereka dengan kohl, yaitu sejenis celak mata.

Untuk menu selama puasa, makanan khas yang disajikan adalah bihun. Bihun merupakan menu makanan yang sering disajikan pada saat berbuka puasa dilengkapi dengan buah-buahan yang manis dan berair.

Penduduk Muslim India juga mengonsumsi ganghui untuk berbuka puasa, sejenis sup yang terbuat dari beras, terigu, dan daging cincang. Pada saat sahur, mereka akan meminum harir, yaitu minuman khusus yang terbuat dari kacang dan biji-bijian.

2.  Singapura

Suasana kemeriahan Ramadhan di Singapura akan tampak jelas di sekitar Masjid Sultan, dimana sejak tahun 1960 selalu diselenggarakan bazar Ramadhan di masjid tersebut. Pengunjung dapat membeli makanan dan minuman dari berbagai negara untuk berbuka puasa, khususnya makanan dari Timur Tengah dan India.

Puncak kemeriahan terlihat sekitar pukul tujuh malam waktu setempat, yaitu saat menjelang berbuka puasa. Harga makanan yang ditawarkan juga cukup murah, sehingga semakin menarik minat pengunjung untuk membeli.

3.  Mesir

10 Tradisi Unik Selama Bulan Puasa di Berbagai Negara

Di dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, maka umat Muslim di Kairo akan memasang lampu tradisional di setiap rumah mereka. Lampu-lampu tersebut dinamakan lampu fanus.

Tradisi pemasangan lampu ini ternyata sudah ada sejak Dinasti Fattimiyah, untuk menyambut kedatangan pasukan Raja yang datang berkunjung ke Mesir menjelang datangnya bulan Ramadan.

Umat Muslim di Mesir juga berlomba-lomba mencari pahala dengan membuat tempat berbuka puasa gratis. Untuk makanan pencuci mulutnya, umat Muslim di Mesir senang mengkonsumsi kunafa, dengan cita rasanya yang manis.

4.  Jerman

Tradisi unik Ramadhan di Jerman banyak dipengaruhi oleh budaya Turki, karena sebagian besar umat Muslim di Jerman berasal dari Turki.

Minuman yang biasa disajikan selama bulan Ramadhan di Jerman adalah suus, yaitu minuman berbahan baku gula hitam; dschellab, sejenis gula dan sirup kurma; serta qamruddin, jus aprikot.

Sedangkan menu makanannya adalah qata’ef, yaitu kue kering yang direndam sirup gula dan kalladsch, sejenis adonan pilo isi kacang-kacangan.

Tradisi unik lainnya adalah kebiasaan para lanjut usia dan anak-anak Muslim Jerman yang diharuskan memeriksakan kesehatannya ke dokter setempat pada puasa pertamanya.

5.  Bangladesh

Umat Muslim di Bangladesh akan saling mengunjungi kerabat mereka pada saat bulan Ramadhan untuk makan bersama. Bangladesh memiliki makanan khas berbuka puasa yang disebut jilapi, sejenis manisan.

Penduduk juga banyak menyelenggarakan bazar yang menjual berbagai jenis makanan untuk berbuka puasa. Makanan yang dijual lebih banyak bersifat tradisional, seperti kebab, daging domba panggang, dan menu daging kambing yang dicampur nasi dengan kacang.

6.   Rusia

Rusia merupakan negara yang memiliki durasi puasa terlama di dunia, yaitu 17 jam. Umat Muslim di Rusia akan mengkonsumsi roti dari tepung yang diisi berbagai bahan makanan untuk menu berbuka puasa.

Apabila isi roti tersebut labu atau keju, maka disebut khingalsh dan jika terbuat dari gandum, maka dinamakan galnash. Untuk minumannya, umat Muslim RUsia akan meminum kvass, yaitu minuman tradisional Rusia tanpa alkohol yang dihasilkan dari proses fermentasi yang dicampur dengan perasa buah.

7.  Qatar

Untuk memeriahkan suasana Ramadhan, pada setiap tanggal 13 sampai 15 bulan Ramadhan berlangsung festival anak yang dinamakan garangaou. Pada festival tersebut, anak laki-laki akan tampil mengenakan baju Arab lengkap dengan rompi bersulamkan emas.

Anak perempuan akan memakai pakaian tradisional disdaashas yang berwarna cerah  degan dilengkapi ikat kepala atau hijab hitam transparan yang berhias benang emas. Anak-anak  akan akan melakukan pawai dan bernyanyi di sepanjang jalan serta berkunjung ke rumah-rumah penduduk untuk meminta kue dan permen.

8.  Malaysia

Malaysia memiliki makanan khas di bulan Ramadhan yang disebut bubur Lambuk. Bubur Lambuk terbuat dari bubur beras yang berisi daging sapi cincang dan udang kering dengan rempah-rempah dasar yang terdiri atas bunga cengkeh, bunga lawang, jintan putih, dan kulit kayu manis.

Bubur Lambuk ini akan dimasak secara bersama-sama di beberapa masjid kemudian dibagi-bagikan kepada jemaah masjid maupun musafir untuk bekal berbuka puasa.

9.  Palestina

Ada tradisi unik yang dilakukan umat Muslim Palestina selama bulan puasa Ramadhan yang disebut iftar atar. Tradisi tersebut berupa kegiatan buka puasa massal yang dihadiri oleh sekitar 3.000 penduduk Muslim Palestina.

Mereka berkumpul dan kemudian bersama-sama menikmati hidangan berbuka dengan falafel, sejenis kudapan yang terbuat dari sejenis kacang-kacangan dengan rasa yang manis.

Selama bulan Ramadhan, penduduk Muslim Palestika akan menghias dan menambahkan lampu-lampu rumah mereka dan sepanjang jalanan kota, sehingga membuat suasana Ramadhan menjadi lebih indah.

10.  Inggris

Ramadhan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh penduduk Muslim di Inggris, karena merupakan bulan yang memberikan kesempatan secara luas untuk saling berbagi. Tradisi Ramadhan di Inggris Raya lebih banyak pada kegiatan santunan berupa pembagian makanan berbuka untuk tuna wisma dan kegiatan sosial yang lainnya.

Penduduk Muslim Inggis juga akan menyelenggarakan lomba membaca Al Quran, yang diikuti oleh orang dewasa hingga anak-anak.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut.

Demikian ulasan mengenai 10 Tradisi Unik Selama Bulan Puasa di Berbagai Negara. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan