10 Makanan Khas Ramadhan Seluruh Dunia, Indonesia Salah Satunya

10 Makanan Khas Ramadhan Seluruh Dunia, Indonesia Salah Satunya 

Amongguru.com. Ramadhan menjadi bulan yang istimewa, karena umat Muslim di seluruh penjuru dunia menjalankan ibadah puasa wajib selama satu bulan lamanya.

Beberapa momen khusus pun mengiringi selama bulan Ramadhan, salah satunya adalah hadirnya makanan khas Ramadhan.

Berbicara tentang makanan khas Ramadhan, maka tiap negara memiliki makanan khas masing-masing yang selalu disajikan di bulan penuh rahmat tersebut.

Makanan khas Ramadhan ini biasanya sudah tersaji secara turun temurun dan menjadi tradisi yang tidak terpisahkan selama bulan Ramadhan.

Tidak heran jika kehadiran makanan khas Ramadhan selalu ditunggu-tunggu oleh umat Muslim karena ikut mewarnai suasana kemeriahan Ramadhan.

Berikut ini 10 makanan khas Ramadhan seluruh dunia, Indonesia salah satunya.

1. Bolani (Afganistan)

Bolani merupakan makanan khas Ramadhan dari negara Afganistan. Kalau di Indonesia, bolani layaknya seperti martabak.

Bolani adalah roti tipis yang berbentuk bulan, terbuat dari campuran ketang, sayur, dan rempah-rempah.

Cara memasaknya bisa dengan dipanggang atau digoreng. Setelah itu, disajikan bersama dengan kuah khusus yang sudah disiapkan.

Karena kelezatannya, tidak hewan jika makanan ini selalu dijadikan sebagai makanan khas Ramadhan penduduk Afganistan.

2. Beshbarmak (Kazakstan)

Makanan khas Ramadhan dari Kazakstan ini terbuat dari olahan daging kambing yang dibumbui rempah-rempah dan mie.

Selain menggunakan daging kambing, biasanya Beshbarmak juga dibuat dari daging domba dan kuda.

Selain menjadi menu selama bulan puasa Ramadhan, Beshbarmak juga sering menjadi menu utama pada perayaan-perayaan spesial lainnya.

Untuk menyantap makanan ini harus menggunakan tangan, sehingga Beshbarmak disebut juga sebagai makanan lima jari.

3. Malfouf (Palestina)

Penduduk Palestina memiliki makanan khas Ramadhan yang bernama Malfouf. Meskipun tampilannya tampak sederhana seperti salad, makanan ini menjadi menjadi sajian istimewa di Palestina selama bulan Ramadhan.

Malfouf terbuat dari kubis yang diisi beras, daging cincang, dan bumbu rempah-rempah. Untuk menambah kelezatan rasa, pembuatan Malfouf ini biasanya menggunakan minyak zaitun.

Baca juga : 7 Makanan Khas Indonesia yang Selalu Tersaji Saat Lebaran.

4. Full Medames (Mesir)

Full Medames adalah makanan  khas Ramadhan dari negara Mesir. Bahan utama dari makanan ini adalah kacang fava.

Kacang dimasak dalam waktu cukup lama hingga benar-benar lumat, kemudian dicampurkan beberapa bumbu rempah-rempah.

Rempah-rempah yang digunakan berupa minyak zaitun, bawang merah, bawang putih, air jeruk lemon, dan jintan.

Full Medames menjadi makanan pokok penduduk Mesir dan pada saat Ramadhan, makanan ini lebih sering disajikan pada saat berbuka puasa.

Full Medames merupakan makanan pokok warga Mesir dan Sudan yang dimakan saat sarapan, tapi saat bulan Ramadhan, makanan ini lebih populer dijadikan menu untuk berbuka atau membatalkan puasa.

Selain di Mesir dan Sudan, makanan ini juga populer di Levant, Somalia, Djibouti, Eritrea, Ethiopia, dan Arab Saudi.

5. Harira (Maroko)

10 Makanan Khas Ramadhan Seluruh Dunia, Indonesia Salah Satunya

Harira merupakan menu utama penduduk Maroko, terutama pada saat bulan Ramadhan. Harira adalah sup dari rebusan daging domba yang dilengkapi dengan tomat, chickpea, dan juga rempah-rempah.

Harira memiliki dua rasa, fesi (ringan, lebih banyak tomat), dan marrakechi (berat, lebih banyak sayuran).

Makanan ini memiliki kandungan kalori cukup tinggi, sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai menu buka puasa.

6. Fesenjan (Irak dan Iran)

Fesenjan menjadi makanan spesial di bulan Ramadhan di negara Persia, seperti Irak dan Iran. Fesenjan berupa kaldu kental yang dibuat dari sirup delima dan kenari.

Kaldu ini biasanya terbuat dari kaldu unggas, seperti ayam, bebek, atau kalkun. Fesenjan  dihidangkan bersama dengan polo atau chelo, yaitu nasi putih khas negara Persia.

Fesenjan menjadi pilihan menu selama bulan Ramadhan, karena selain kelezatan rasanya, makanan tersebut juga tahan lama, dapat disimpan selama satu hari.

7. Haleem (India)

Haleem adalah olahan gandum yang dicampur dengan daging, serta direbus di dalam kuali dengan  ditambahi bumbu barly, kapulaga, kunyit, dan lada hitam.

Perebusannya memakan waktu cukup lama, kurang lebih 12 jam sampai tercium aroma kelezatannya.

Karena kelezatannya inilah, sehingga penduk Muslim India menjadikan Haleem sebagai menu wajib saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

8. Ramazan Pidezi (Turki)

Ramazan Pidezi adalah menu makanan yang hanya hadir selama bulan Ramadhan di negara Turki. Cara pengolahan roti ini dengan menggunakan ragi.

Ramazan Pidezi terbuat dari roti bertekstur lembut dan bercita rasa manis. Makanan ini biasanya disajikan pada saat berbuka puasa dan sahur.

9. Kolak (Indonesia)

Kolak merupakan takjil wajib saat berbuka puasa di Indonesia. Kolak adalah makanan manis yang dibuat dari pisang atau ubi yang  direbus menggunakan gula merah dan santan.

Kolak dipilih karena mempunyai rasa yang manis dan menyegarkan. Kolak sangat baik jika dijadikan minuman berbuka puasa, untuk mengembalikan energi tubuh dan juga hilangnya cairan tubuh setelah seharian berpuasa.

Kolak juga memiliki varian dari berbagai daerah di Indonesia, misalnya kolak pisang, kolak singkong, kolak labu, kolak biji salak, kolak Minang, kolak Aceh, dan kolak ayam.

Baca juga : 7 Sajian Makanan dan Minuman Khas Bulan Puasa di Indonesia.

10. Chorba (Aljazair)

Chorba menjadi makanan khas Ramadhan oleh penduduk Aljazair.  Chorba adalah sup yang terbuat dari bihun dengan dibumbui rempah-rempah, seperti kunyit, jahe, dan paprika.

Sup Chorba sangat populer di banyak negara, termasuk Afrika Utara, negara-negara Balkan, Asia Tengah, dan juga Timur Tengah.

Baca juga : 10 Tradisi Unik Selama Bulan Puasa Ramadhan di Berbagai Negara.

Demikian ulasan mengenai 10 makanan khas Ramadhan seluruh dunia. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan