10 Jenis Kanker Mematikan yang Perlu Anda Ketahui

Amongguru.com. 10 Jenis Kanker Mematikan yang Perlu Anda Ketahui.

Kanker terdiri dari ratusan jenis yang kesemuanya memiliki penyebab beragam, mulai dari akibat paparan radiasi, serangan virus, atau pemakaian bahan kimia. Akan tetapi, dari berbagai penyebab tersebut, ada satu kesamaan pemicu kanker, yaitu tumbuhnya sel-sel kanker yang tidak normal.

Sampai saat ini, kanker masih menjadi penyakit yang mematikan dan sulit disembuhkan. Meskipun ada yang sudah mampu dideteksi sejak dini, tetapi penyembuhan dengan cara modern sekali pun masih belum bisa mengatasi total penyakit ini. Kanker masih berpotensi memiliki kekuatan membunuh dengan ganas.

Pertumbuhan sel-sel kanker yang tidak terduga dan tidak terkendali ini sampai sekarang masih menjadi misteri, meskipun beberapa penelitian sudah dilakukan untuk mencoba menjawabnya.

Sel-sel kanker ini bahkan mampu bersembunyi di dalam tubuh penderitanya, sehingga seolah-olah penderita benar-benar bebas dari penyakit tersebut. Pada saat yang tidak terduga, maka sel-sel kanker tersebut akan muncul kembali dan berkembang dengan tidak normal.

10 Jenis Kanker Mematikan yang Perlu Anda Ketahui
10 Jenis Kanker Mematikan yang Perlu Anda Ketahui

Karena sifatnya yang tersembunyi tersebut, maka penyakit ini menjadi sulit terdeteksi gejalanya. Sebutan silent killer untuk penyakit kanker memang dirasa tepat dengan sifatnya yang tersembunyi dan mematikan. Tanda-tanda kanker akan tampak terlihat setelah penderita didiagnosa oleh dokter bahwa dirinya terkena kanker.

10 Jenis Kanker Mematikan yang Perlu Anda Ketahui

Berikut ini 10 Jenis kanker mematikan yang perlu Anda ketahui.

1.  Kanker Payudara

Indikasi pertama kanker payudara yang biasanya disadari adalah benjolan atau kulit yang menebal pada daerah payudara. Munculnya benjolan atau penebalan kulit payudara disertai keluarnya cairan dari puting ini perlu diwaspadai sebagai gejala kanker payudara.

Gejala lainnya yang berhubungan dengan kanker payudara adalah perubahan ukuran pada salah satu atau kedua payudara, perubahan bentuk puting, kulit payudara yang mengerut, gatal dan muncul ruam di sekitar puting, serta munculnya benjolan disekitar ketiak.

Apabila tanda-tanda tersebut muncul pada diri Anda, maka segeralah konsultasikan pada dokter untuk memastikan penyebabnya.

2.  Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru disebabkan tumbuhnya sel-sel tubuh yang tidak terkendali di dalam paru-paru. Kanker ini dapat diatasi apabila gejalanya segera diketahui dan ditangani dengan penanganan yang tepat.

Pada tahap awal, tidak ada tanda atau gejala kanker paru-paru yang jelas. Tetapi kemudian, akan muncul gejala seperti batuk terus menerus hingga batuk berdarah, selalu merasa seperti kehabisan napas, mengalami kelelahan tanpa alasan,dan penurunan berat badan.

3.  Kanker Darah (Leukimia)

Kanker darah atau disebut dengan istilah leukemia merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel darah putih (leukosit). Sebagaimana diketahui bahwa sel darah putih dihasilkan oleh sumsum tulang belakang yang berfungsi sebagai pelindung tubuh terhadap benda asing atau penyakit.

Pada penderita kanker darah, sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang melebihi normal. Jumlahnya yang berlebihan berakibat pada penumpukan sel darah putih dalam sumsum tulang, sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Selain menumpuk, sel abnormal ini juga akan menyebar ke organ lain, seperti hati, limfa, paru-paru, ginjal, bahkan sampai ke pusat syaraf otak dan tulang belakang.

4.  Kanker Usus Besar (Kolon)

Kanker kolorektal adalah sebutan untuk jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau rektum. Kanker ini umumnya bermula dari polip yang tumbuh di sepanjang dinding permukaan dalam usus besar serta rektum.

Polip yang tumbuh ini biasanya jinak dan tidak menyebabkan gangguan. Akan tetapi, ada juga polip  yang memiliki potensi menjadi ganas, khususnya yang sudah ada pada usus dan rektum cukup lama (5 sampai dengan 15 tahun)

Gejala yang sering muncul dari kanker jenis ini adalah diare atau konstipasi, buang air besar yang serasa tidak tuntas, pendarahan pada tinja, lendir pada tinja, sakit perut, lemas, dan penurunan berat badan secara drastis..

5.  Kanker Prankreas

Kanker pankreas merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya tumor di dalam pankreas.  Pankreas berperan penting bagi tubuh karena memproduksi enzim pencernaan yang berfungsi menguraikan makanan agar dapat diserap oleh tubuh.

Pankreas juga memproduksi hormon insulin, yang berfungsi untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh.

Gejala kanker pankreas pada tahap lanjut tergantung bagian kelenjar pankreas yang terjangkit, apakah pada kelenjar eksokrin (memproduksi enzim pencernaan) dan kelenjar endokrin (menghasilkan hormon insulin).

Kelenjar eksokrin merupakan kelenjar yang paling sering terjangkit kanker pankreas. Gejala yang umum terjadi seperti penyakit kuning, kehilangan berat badan, nyeri punggung dan perut, diabetes, demam, darah mudah menggumpal, dan ganggaun pencernaan.

6.  Kanker Mulut Rahim (Serviks)

Kanker serviks adalah kanker yang menyerang pada leher rahim wanita. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks, akan tetapi penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala awal yang umum terjadi adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi.

Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. HPV merupakan kumpulan jenis virus yang menyebabkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin.

Beberapa  jenis HPV dapat mengganggu sel-sel leher rahim untuk bisa berfungsi secara normal dan akhirnya bisa memicu kanker serviks. Virus ini biasanya ditularkan melalui hubungan seks.

7.  Kanker Prostat

Kanker prostat disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria sebagai bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Prostat membantu menghasilkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma.

Terdapat kanker prostat yang bersifat agresif dan ada kanker prostat tumbuh secara perlahan dan tidak menyebar. Kanker prostat mungkin saja tidak menimbulkan gejala apa pun pada tahap awal. Gejala kanker prostat akan muncul ketika prostat terlalu besar atau membengkak dan mulai memengaruhi uretra.

Beberapa tanda dan gejala yang muncul ketika ini terjadi adalah sering buang air kecil pada malam hari, nyeri atau panas pada penis saat buang air kecil, selalu merasa kandung kemih penuh, dan munculnya darah dalam urine.

8.  Kanker Hati

Kanker hati merupakan kanker yang menyerang organ hati (liver). Terdapat dua jenis kanker hati), yaitu kanker hati primer dan sekunder. Kanker hati primer adalah kanker yang berawal di organ hati dan termasuk jenis kanker yang berpotensi mematikan. Sedangkan kanker hati sekunder bermula dari bagian tubuh lain selanjutnya menyebar dan tumbuh di organ hati.

Penyebab pasti kanker hati sampai saat ini masih belum diketahui. Akan tetapi penyakit ini  diyakini berkaitan dengan kerusakan jaringan sel-sel hati, seperti penyakit hati sirosis, yang disebabkan oleh infeksi  virus hepatitis B atau hepatitis C.

Penderita hepatitis B atau C mengalami peradangan hati yang berisiko memicu kerusakan serta organ hati, yang kemudian dapat berkembang menjadi kanker hati.

9.  Kanker Ovarium

Kanker ovarium merupakan kanker yang tumbuh pada ovarium atau indung telur. Setiap tahun, terdapat sekitar 250.000 kasus kanker ovarium di seluruh dunia, yang menyebabkan 140.000 kematian per tahun.

Gejala awal kanker ini menyerupai konstipasi atau seperti iritasi pada usus. Kanker ovarium biasanya baru terdeteksi ketika kanker sudah menyebar dalam tubuh.

Beberapa gejala yang umumnya dialami oleh penderita kanker ovarium, antara lain perut selalu kembung, terjadi pembengkakan pada perut, penurunan berat badan secara drastis, merasa cepat kenyang, meningkatkan frekuensi kencing, dan kesulitan buang air besar.

10. Kanker Eshopageal

Kanker esofagus adalah kanker yang menyerang pada organ esofagus (kerongkongan). Di dalam kanker esofagus, sel kanker ganas membentuk gumpalan jaringan atau tumor di lapisan dalam kerongkongan dan akan tumbuh ke luar melalui submukosa, yaitu lapisan yang membatasi kerongkongan dan tenggorokan, dan lapisan otot kerongkongan.

Gejala dari kanker esofagus biasanya tidak muncul sampai kanker sudah mencapai stadium akhir. Beberapa tanda dan gejala yang umum dari adanya kanker esofagus adalah kesulitan menelan (disfagia), penurunan berat badan, pendarahan, rasa panas pada perut, gangguan pencernaan, dan batuk yang tidak kunjung sembuh.

Sumber : www.alodokter.com

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai 10 Jenis Kanker Berbahaya yang Perlu Anda Ketahui. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan