10 Fakta Unik Seputar Kalkun yang Menarik Untuk Dibaca

10 Fakta Unik Seputar Kalkun yang Menarik Untuk Dibaca

Amongguru.com. Kalkun merupakan spesies burung berukuran besar dari ordo Galliformes dan genus Meleagris.

Nama  “kalkun”  diambil dari bahasa Belanda, yaitu “Kalkoen” yang konon kabarnya terinspirasi dari nama salah satu kota terkenal di India, Kalkuta. Sedangkan dalam bahasa Inggris, kalkun dikenal dengan nama Turkeys.

Daging kalkun terkenal karena kelezatannya, sehingga sering dijadikan sebagai hidangan khusus, pada saat perayaan hari besar di beberapa negara, seperti Amerika dan Eropa.

Pada saat acara Natal dan Thansksgiving, hidangan daging kalkun selalu tersedia sebagai menu spesial di sana.

Selain terkenal karena dagingnya yang lezat, ternyata kalkun juga menyimpan fakta-fakta unik lainnya.

Berikut ini adalah beberapa 10 fakta unik seputar kalkun yang menarik untuk dibaca.

1. Sering dijuluki sebagai Ayam Turki

Pada awal penemuan kalkun, banyak yang mengira bahwa hewan tersebut berasal dari negara Turki, karena sering diimpor dari Eropa melalui Turki.

Ternyata kalkun tidak berasal dari negara Turki. Kalkun pada awalnya ditemukan di Meksiko dan Amerika Utara sekitar 400 tahun yang lalu.

Kemudian orang Spanyol datang ke Meksiko dan membawa daging kalkun tersebut untuk disebarkan ke benua Eropa.

Akan tetapi, orang Inggris mengira burung besar yang mirip dengan ayam itu dibawa dari Turki, sehingga mereka menamakan kalkun dengan sebutan “Turkeys” sampai sekarang.

2. Mampu berlari kencang dan terbang

Hal yang mengagumkan dari kalkun adalah meskipun memiliki tubuh yang besar, hewan tersebut dapat berlari kencang hingga kecepatan 80 km/jam.

Kemampuan berlari kencang ini menyebabkan predator yang akan memangsanya tidak dapat mengejar.

Selain itu, kalkun juga dapat terbang pada jarak pendek hingga 90 meter, khususnya kalkul liar yang memiliki badan relatif lebih kecil daripada kalkun ternak.

3. Kalkun jantan dan betina dibedakan dari kotorannya

Ada cara unik untuk membedakan jenis kelamin kalkun, yaitu dengan melihat bentuk kotorannya.

Kalkun jantan mengeluarkan kotoran berbentuk lurus dan melengkung dengan ujungnya menyerupai huruf J. Sedangkan kalkun betina akan mengeluarkan kotoran berbentuk spiral.

Tidak seperti unggas lainnya, baik kalkun jantan maupun betina, sama-sama memiliki tubuh yang lebih besar dan lebih berisi dibandingkan jenis ayam lainnya.

Pada saat berusia tiga bulan, berat tubuh kalkun sudah mencapai enam kilogram dan akan terus bertambah berat seiring bertambahnya usia.

 4. Kalkun merupakan hewan favorit Benjamin Franklin

Kalkul ternyata menjadi burung kesukaan pendiri negara Amerika Serika, Benjamin Franklin. Bahkan, karena cintanya terhadap kalkun, founding father dari Amerika Serikat ini pernah mengusulkan agar kalkun dijadikan sebagai burung Nasional di Amerika.

Hal ini terungkap dari surat yang dituliskan pada anak perempuannya. Di dalam surat tersebut, Benjamin Franklin menyatakan bahwa dirinya sangat menyukai burung yang dahulu hanya ditemukan di wilayah Amerika tersebut.

Benyamin Franklin juga berpendapat bahwa jika dibandingkan elang, kalkun dianggap sebagai simbol yang lebih menggambarkan keberanian, karena karakteristiknya yang tidak pernah ragu menyerang musuh yang masuk ke daerah kekuasaannya.

6. Daging Kalkun Menyebabkan Ngantuk

Tahukah Anda bahwa banyak makan daging kalkun akan menyebabkan kantuk? Menurut penelitian, daging kalkun mengandung triptofan dan asam amino.

Kedua zat tersebut berfungsi untuk membuat serotonin dan neurotransmiter di otak yang membantu mengatur pola tidur.

Campuran karbohidrat sebagai pelengkap sajian kalkun, seperti nasi, kentang, dan roti akan merangsang pelepasan insulin yang memicu penyerapan asam amino lebih besar dari darah ke otot. Hal inilah yang membuat tubuh lebih rileks, sehingga rasa kantuk akan datang.

7. Mampu bereproduksi aseksual

Kalkun dapat bertelur tanpa melalui proses perkawinan dengan pejantannya. Meskipun demkian, telur yang dihasilkannya cenderung lemah menetas menjadi anak kalkun.

Kemampuan bereproduksi secara aseksual ini dapat menguntungkan peternak, karena mereka tidak perlu memelihara sepasang burung kalkun untuk menghasilkan telur.

8. Telurnya lebih besar dan banyak

Bagi peternak kalkun, selain dapat keuntungan dari dagingnya yang banyak, mereka juga diuntungkan dari jumlah telur kalkun yang banyak dan besar.

Ayam kalkun mampu menghasilkan 12 telur dalam sekali proses bertelur dengan kondisi telur semuanya subur dan siap menetas.

9. Dagingnya mengandung zat gizi tinggi dan anti kanker

Selain lezat, daging kalkun memiliki kandungan gizi yang tinggi, antara lain asam oleat, omega 6, protein esensial, dan vitamin B6. Beberapa senyawa tersebut merupakan zat yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Baca juga :

Daging kalkun juga berkhasiat sebagai obat antikanker. Kandungan mineral zinc dan selenium dalam daging ayam kalkun terbukti mampu memperbaiki saraf otak dan mencegah terjadinya sel-sel abnormal yang sering dialami penderita kanker.

10. Kalkun jantan menari untuk menarik perhatian kalkun betina

Ada sebuah kebiasaan unik yang dilakukan oleh kalkun jantan untuk menarik perhatian kalkun betina.

Di dalam menarik kalkun betina untuk kawin, maka kalkun jantan akan melakukan gerakan menari dengan menggetarkan bulu-bulu mereka sambil berlari kecil.

Demikian 10 fakta unik seputar kalkun yang menarik untuk dibaca. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan