10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Burung Elang Yang Wajib Anda Baca

10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Burung Elang Yang Wajib Anda Baca

Amongguru.com. Burung elang sering dijadikan sebagai simbol kekuatan, kecepatan, dan perlindungan. Hal ini cukup beralasan, karena postur tubuh burung elang yang gagah dan kuat serta kecepatannya terbang di udara.

Elang juga menjadi predator yang menakutkan, karena setiap buruannya tidak pernah lepas dari cengkeraman kuku-kukunya yang tajam.

Semenjak tahun 1992, burung elang ditetapkan sebagai salah satu hewan langka di Indonesia. Elang sering dijadikan maskot dan bahkan di beberapa negara, burung ini dijadikan sebagai lambang negara.

Apabila dilihat dari postur tubuhnya, burung elang mempunyai bentuk sedang hingga besar, dengan panjang antara 60 hingga 70 cm.

Pada umumnya, paruh elang berwarna coklat atau hitam, dengan seluruh sayap dan tubuh yang ditutupi oleh bulu pelepah.

Berikut ini adalah 10 fakta unik dan menarik seputar burung elang yang wajib Anda baca, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Burung elang dikategorikan sebagai hewan berdarah panas

Elang merupakan kelompok hewan berdarah panas. Hewan berdarah panas adalah hewan yang dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri, sehingga tetap stabil pada rentang waktu tertentu.

Burung elang akan mempertahankan suhu tubuhnya dalam kisaran suhu 40 derajat celcius. Saat suhu lingkungan terlalu dingin, burung elang akan menyimpan panas tubuhnya.

Ketika cuaca terlalu panas, elang mengurangi mempertahankan suhu tubuh dengan cara mengeluarkan keringat.

2. Burung elang memiliki penglihatan tajam dan kecepatan terbang

Burung elang memiliki penglihatan yang sangat tajam. Burung elang mampu melihat mangsa dari kejauhan, ketika sedang terbang sejauh 100 kaki dari udara. Penglihatan elang 8 kali lebih tajam daripada penglihatan manusia normal.

Baca juga : Fakta Unik dan Menarik tentang Burung Merak Dengan Keindahan Bulunya

Burung elang mampu terbang dengan kecepatan mencapai 300 km/jam, terutama ketika akan memburu mangsanya. Elang juga dapat berpindah ke bagian benua lain ketika masa migrasi tiba.

4. Burung elang berkembang biak dengan bertelur

Cara berkembangbiak burung elang adalah dengan bertelur. Setelah bertelur, elang betina akan membuat sarang dan menyimpan telur-telurnya ini di tempat yang tinggi untuk menjaga anaknya hingga mampu untuk terbang sendiri.

Telur-telur elang mempunyai kontur yang cukup keras untuk melindungi anaknya dari serangan predator.

5. Burung elang adalah hewan monogami

Burung elang adalah hewan yang setia, karena pada umumnya hanya akan memiliki satu pasangan atau monogami.

Akan tetapi, pada saat pasangannya mati, maka elang akan mencari pasangan lainnya untuk kawin lagi.

Baca juga : 10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Burung Unta yang Wajib Anda Ketahui

6. Elang termasuk hewan yang sulit berkembangbiak

Burung elang termasuk ke dalam hewan yang sulit berkembang biak, karena hanya bertelur dalam waktu satu tahun sekali.

Untuk dapat menetaskan anaknya, elang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dierami, yaitu sekitar 40 hingga 50 hari. Telur yang dierami juga tidak banyak, hanya 2 hingga 3 butir setiap tahun.

5. Burung elang mempunyai paruh dan cakar kuat untuk berburu

Elang mempunyai paruh yang kuat untuk merobek dan memangsa buruannya. Desain ujung paruhnya yang runcing mempermudah elang membunuh mangsanya.

Bagian lain pada tubuh elang untuk berburu adalah cakar. Cakar elang juga tidak kalah tajam dengan paruhnya. Kuku-kuku elang mampu mencengkeram buruannya dengan erat, sehingga hewan tersebut tidak akan lepas.

6. Burung elang memiliki usia hidup cukup panjang

Elang memiliki usia hidup yang cukup panjang, yaitu sekitar 70 tahun. Ketika burung elang beranjak tua, aktifitas terbang di udara mulai berkurang.

Pada usia 40 tahun, elang akan mengalami kerontokan pada bulunya dan juga paruh yang semakin menukik ke bawah, hingga menyentuh dada. Kerontokan bulu ini menyebabkan sayap elang perlahan mulai sulit digerakkan.

7. Burung elang bertransformasi untuk menghidari kematian

Burung elang dapat melakukan tranformasi untuk menghindari kematian, yaitu dengan berusaha terbang ke puncak gunung dan membuat sarang.

Pada puncak gunung tersebut, burung elang akan mulai bertransformasi selama 150 hari, dengan cara yang menyakitkan, dimulai dari mematukkan paruhnya hingga patah, untuk kemudian tumbuh lagi, mencabut cakar, dan bulu-bulunya. Sekitar lima bulan kemudian elang dapat terbang seperti semula.

8. Burung elang selalu mengonsumsi daging segar

Hewan-hewan predator pada umumnya gemar mengonsumsi daging bangkai, seperti burung gagak, singa, ular, dan komodo.

Hewan pemangsa bangkai tidak hanya berburu bangkai, tetapi juga menyimpan hasil buruan mereka dalam kondisi membusuk untuk kemudian dikonsumsi kembali.

Akan tetapi, burung elang sama sekali tidak pernah mengkonsumsi bangkai. Elang selalu berburu hewan-hewan untuk dikonsumsi dalam kondisi segar

9. Burung elang senang berkawan dengan badai

Elang memiliki kebiasaan unik yang berbeda dengan hewan lainnya. Pada saat hewan lain menghindari terjangan badai, justru burung elang akan mencari badai tersebut.

Badai tentu memiliki hembusan angin yang lebih kencang, sehingga sangat sesuai dengan kesukaan elang, yaitu terbang tinggi bersama angin kencang.

Memanfaatkan hembusan angin untuk terbang lebih tinggi, juga dapat mengistirahatkan kepakkan sayapnya.

10. Induk elang melatih anaknnya terbang secara ekstrim

Induk elang melatih anak-anaknya dengan cara-cara yang cukup ekstrim. Induk elang melatih anak-anaknya untuk terbang bahkan sejak usia dua atau tiga bulan.

Induk elang akan sedikit demi sedikit melepas komponen sarang tempat anak-anaknya berlindung agar anak elang tidak merasa nyaman berada dalam sarang dan segera keluar sarang untuk belajar terbang.

Baca juga : Fakta Unik dan Menarik Tentang Cendrawasih Burung Spesies Asli Papua

Induk burung elang juga sengaja memberikan makan kepada anaknya dengan sedikit metode pancingan.

Induk elang akan menggigit makanan pada paruhnya sambil terbang berkeliling di sekitar sarang untuk mendorong anak-anaknya sedikit bergerak keluar sarang.

Demikian ulasan 10 fakta unik dan menarik seputar burung elang. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan